Mahasiswa ISI Padangpanjang Lakukan Aksi Peduli Bencana di Tiga Titik Posko Pengungsian di Padangpanjang dan Tanah Datar

Mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang yang tergabung dalam UKM Pers Pituluik, UKM KSR, dan UKM Pramuka, bersama para pembimbing UKM, melaksanakan aksi peduli bencana dengan melakukan pendataan dan peninjauan langsung ke tiga posko pengungsian korban banjir dan longsor, yaitu:

Posko Silaing Bawah, Kota Padangpanjang

Posko Islamic Center, Kota Padangpanjang

Posko Tanjung Mutiara, Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (3/12/2025) ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak para pengungsi sehingga bantuan yang akan disalurkan kampus melalui program ISI Padangpanjang Peduli Bencana dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan di masing-masing posko.

Kondisi Posko Tanjung Mutiara, Batipuh

Berdasarkan data perangkat jorong, jumlah pengungsi di posko ini mencapai 286 orang, terdiri atas 108 laki-laki, 158 perempuan, dan 20 bayi/balita.
Budi, selaku Bintara Pembina Desa (Babinsa), menjelaskan bahwa pengungsi tidak hanya berasal dari Jorong Mutiara, tetapi juga dari wilayah Malalo yang turut terdampak bencana.

Fitri, relawan di posko tersebut, mengungkapkan bahwa perlengkapan sekolah merupakan salah satu kebutuhan paling mendesak bagi anak-anak SD hingga SMP.

“Peralatan sekolah banyak yang terendam, bahkan ada yang hanyut,” ujarnya.

Kondisi Posko Silaing Bawah & Islamic Center

Di dua titik posko Kota Padangpanjang ini, mahasiswa UKM melakukan:

Pendataan jumlah pengungsi dan kebutuhan spesifik

Observasi fasilitas dasar yang masih kurang

Koordinasi dengan relawan setempat

Identifikasi kebutuhan perempuan, lansia, dan balita

Pemetaan kebutuhan logistik untuk penanganan jangka pendek

Beberapa kebutuhan mendesak yang ditemukan hampir serupa, antara lain:

Selimut dan tikar

Perlengkapan bayi

Perlengkapan salat

Susu & makanan bayi

Air bersih dan kebutuhan sanitasi

Alat kebersihan rumah pasca banjir

Aksi Nyata untuk Bantuan Berbasis Data

Pendataan di tiga posko ini menjadi langkah strategis agar ISI Padangpanjang dapat menyalurkan bantuan berdasarkan data lapangan yang valid, memastikan setiap dukungan benar-benar menyentuh kebutuhan prioritas masyarakat terdampak.